Rekam Jejak Salah Satu Penentu dalam Proses Seleksi PPS

BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan akan melakukan pemeriksaan rekam jejak digital dalam proses seleksi calon anggota  Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada pilkada kota balikpapan 2020.

Kebijakan untuk memasukan materi pemeriksaan rekam jejak terhadap calon anggota PPS bertujuan untuk mengantisipasi adanya anggota Partai Politik atau Tim Sukses dari salah satu calon terlibat sebagai Petugas Pilkada.

Pemeriksaan rekam jejak masing-masing anggota PPS dilakukan dengan melakukan wawancara langsung calon petugas yang bersangkutan, hingga meminta tanggapan dari masyarakat untuk mencari informasi bagi calon yang bersangkutan termasuk memeriksa akun media sosial untuk menelusuri rekam jejak digital.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan Mega Fariany Ferry mengatakan hasil pemeriksaan terhadap rekam jejak digital calon anggota PPS akan menjadi salah satu yang menentukan dalam proses seleksi.

Baca Juga :   Dewan Dukung Pemkot Balikpapan Liburkan Sekolah

Menurut Mega, pemeriksaan rekam jejak digital kepada masing-masing calon anggota PPS bertujuan untuk mengetahui tingkat integritas serta paradigma dari masing-masing calon anggota PPS terhadap keberpihakannya dalam situasi politik seperti pada saat pelaksanaan Pemilu 2019 lalu, dan KPU menginginkan orang-orang yang benar-benar punya integritas dan netralitas dalam menjalankan tugas sebagai petugas pilkada//

KPU menelusuri rekam jejak para calon dengan meminta tanggapan masyarakat hingga rekam jejak di media sosial untuk menentukan kinerjanya ketika menjalankan tugas sebagai petugas pilkada.

Ia menjelaskan sejak tanggal 11 hingga 12 maret 2020 ini/ kpu kota balikpapan telah melakukan seleksi wawancara kepada 189 calon anggota pps yang dilaksanakan di Hotel Horison Balikpapan.

Baca Juga :   K.H.Muhammad Idris Restui KAHMI Tampil di Pilkada Balikpapan

KPU Balikpapan akan mengumumkan hasil tes wawancara calon anggota PPS yang lolos tes wawancara pada 15 maret 2020.

Kebutuhan petugas pps pada pilkada tahun 2020 ini/ tercatat mencapai 102 orang yang akan dibagi masing-masing 3 orang di tiap kelurahan, masa tugas petugas pps tercatat selama 8 bulan sejak april hingga september 2020.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *