Tahapan Pilkada Tetap Berjalan Sesuai Jadwal

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menjamin  tahapan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan 2020 tidak terpengaruh dengan ancaman virus corona.

Meski pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menetapkan status Lockdown sementara terhadap ancaman virus corona di wilayah Kalimantan Timur.

Tahapan pilkada yang sudah diagendakan oleh KPU akan tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, KPU Kota Balikpapan hanya menghentikan sementara kegiatan sosialisasi di luar ruangan termasuk yang melibatkan banyak orang.

Menurut Komisioner KPU Kota Balikpapan Syahrul Karim, penghentian sementara itu untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak penyebaran virus corona yang sudah menyebar luas di beberapa wilayah di indonesia, dan tahapan yang sudah dijadwal akan tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga :   Rahmad Mas’ud Apresiasi dan Terimakasih untuk dukungan PKS di Pilkada Balikpapan

Namun kebijakan  penghentian sosialisasi tersebut tidak menyebabkan upaya penyampaian informasi terkait tahapan persiapan pelaksanaan Pilkada Kota Balikpapan menjadi terkendala.

Ia menjelaskan, KPU Kota Balikpapan akan memaksimalkan penyebarluasan informasi mengenai pelaksanaan Pilkada Kota Balikpapan melalui media elektronik dan media sosial.

Hal itu dilakukan agar target partisipasi jumlah pemilih yang ditargetkan dapat mencapai angka 80 persen dapat tercapai pada saat pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan dilaksanakan pada 23 september 2020 mendatang.

Sesuai dengan hasil rapat koordinasi yang pemerintah provinsi kalimantan timur dengan sejumlah telah menetapkan status local lock down untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus corona yang terus meningkat di sejumlah wilayah.

Penerapan status local  lock down diberlakukan oleh pemerintah provinsi kalimantan timur selama dua pekan hingga akhir bulan maret ini.

Baca Juga :   DPRD Balikpapan mengesahkan Tata Tertib DPRD Tahun 2020

Menanggapi hal tersebut, sahrul mengaku tetap optimis  status local lock down yang ditetapkan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona tidak akan mempengaruhi target jumlah partisipasi pemilih yang sudah ditetapkan oleh KPU Kota Balikpapan.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *