Pendidikan Politik, KPU Go To School Dihentikan Sementara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghentikan program sosialisasi ke sejumlah sekolah atau KPU Go To School untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Program KPU Go To School merupakan program dari Kpu Kota Balikpapan untuk meningkatkan partisipasi jumlah pemilih dengan mengunjungi kegiatan upacara bendera di  sejumlah sekolah.

Kegiatan ini merupakan terobosan dari Kpu Kota Balikpapan untuk meningkatkan minat partisipasi pemilih dari kalangan pelajar yang merupakan pemilih pemula dalam pelaksanaan Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020.

Komisioner KPU Kota Balikpapan Sahrul Karim mengatakan pihaknya terpaksa menghentikan sementara kegiatan KPU Go To School untuk mendukung kebijakan pemerintah untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus corona yang sudah menjadi pandemi di indonesia, karena sudah menyebar ke sejumlah wilayah.

Baca Juga :   DPRD Balikpapan mengesahkan Tata Tertib DPRD Tahun 2020

Kebijakan penghentian ini juga dilakukan untuk mengikuti kebijakan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur yang telah melibur kegiatan belajar mengajar di tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA,SMK) untuk mengantisipasi ancaman virus corona selama dua pekan.

“kami hentikan kegiatan KPU Go To School,  karena adanya kebijakan dari Dinas Pendidikan untuk meliburkan sekolah terkait virus corona,” kata Sahrul.

Ia menjelaskan berdasarkan pantauan KPU Kota Balikpapan, diperkirakan jumlah pemilih pemula pada Pilkada Kota Balikpapan 2020 mencapai 30 persen dari jumlah pemilih.

Para pemilih pemula ini sangat rawan, karena dikhawatirkan gampang terpengaruh kegiatan money politic yang terjadi dalam proses pelaksanaan pilkada.

Baca Juga :   Tahapan Pilkada Tetap Berjalan Sesuai Jadwal

Sehingga sangat diperlukan pendidikan politik untuk memberikan pemahaman kepada para pemilih pemula untuk mendukung dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada kota balikpapan.

Ternasuk meningkatkan minat para pemilih pemula dalam berpartisipasi dalam proses pemungutan suara pada 23 september 2020 mendatang, sehingga target jumlah pemilih yang diharapkan dapat tercapai.

KPU Kota Balikpapan menargetkan jumlah partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Balikpapan di tahun 2020 ini dapat mencapai 80 persen lebih tinggi dari hasil Pilkada 2015 lalu, yang tercatat mencapai 70 persen.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *