Anggaran KONI Dipangkas, Kegiatan Olahraga Tersendat

Balikpapan – Untuk penanganan Covid-19, APBD Kota Balikpapan 2020 pun direvisi karena sejumlah anggaran yang sebelumnya telah dialokasikan untuk kegiatan, terpaksa harus dipangkas. Termasuk juga mengantisipasi kemungkinan anjloknya pendapatan asli daerah (PAD).

Pemerintah Kota Balikpapan kemudian menganggarkan sekitar Rp 240 miliar untuk penanganan virus corona atau covid-19. Khususnya untuk aspek kesehatan, bantuan sosial (bansos) dan pemulihan ekonomi.

Pemangkasan anggaran itu pula berimbas kepada anggaran hibah yang diperuntukan kepada insan olahraga, yang semula pada tahun 2020 dialokasikan sebesar Rp. 5 miliar, setelah dilakukan revisi anggaran KONI Kota Balikpapan hanya mendapatkan Rp. 1,5 miliar.

Hal ini di ungkap oleh Sekertaris Umum KONI Kota Balikpapan, Hasbi Muhammad, SH, setelah pengurus KONI Balikpapan melakukan rapat virtual kemarin (17/5) sore. “Kami mendapat informasi, jika anggaran koni akan di revisi dan hanya mendapat Rp. 1,5 miliar, tapi tentunya kami berharap pemangkasan anggaran KONI tidak dipangkas terlalu besar, mengingat masih banyak program dan agenda yang akan berjalan di tahun 2020 ini”.

Baca Juga :   Bhabinkamtibmas Teritip Himbau Warga Jaga Ketertiban Selama Turnamen

Seperti diketahui, penanganan Covid-19 memang membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Di tengah kondisi tersebut, pemerintah daerah terpaksa memangkas anggaran di sejumlah pos. KONI Kaltim juga menjadi salah satu korban pemangkasan anggaran yang dilakukan Pemprov Kaltim dalam upaya menangani penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Tidak tanggung -tanggung, anggaran KONI Kaltim yang dipangkas mencapai Rp 75 miliar. Jika KONI Kaltim mengalami pemangkasan, hal tersebut tersebut tidak diharapkan oleh KONI Balikpapan. Dikatakan Hasbi, Anggaran yang di alokasikan sebesar Rp. 5 miliar saja tidak cukup membiayai program olahraga di Balikpapan, dengan jumlah 53 cabor dan ribuan atlet untuk persiapan Pra Porprof tahun 2021 dan Porprof tahun 2022.

Baca Juga :   Bukopin Dukung Turnamen Futsal Wartawan

Hasbi menambahkan, “Idealnya KONI mengelola anggaran untuk membiayai kepentingan olahraga sebesar Rp 16 – 19 miliar pertahun, Kami masih menunggu informasi, tapi tentunya kami berharap jangan ada pemangkasan anggaran untuk KONI Balikpapan”.

Karena, lanjut Hasbi, anggaran yang diterima KONI Balikpapan untuk tahun ini sejatinya sudah cukup kecil, yakni Rp 5 miliar. Ia khawatir jika benar direvisi dan dipangkas terlalu besar, seluruh program tahun 2020 bakal tersendat, termasuk program kejuaraan tingkat provinsi yang wajib di ikuti oleh cabor – cabor.

“Jika memang harus direvisi kami berharap tidak sampai 50 persen. Jika lebih dari 50 persen dipastikan program akan tersendat, dan awal tahun hingga pertengahan tahun 2021 agenda keolahragaan bisa berhenti total” kata dia.

Baca Juga :   Turnamen Bola Voly LPM Teritip Cup Tahun 2020

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *