Mulai 5 Juni, Balikpapan longkarkan Tutup Jalan

BALIKPAPAN – Sepinya kendaraan, menjadi pemandangan yang biasa di Kota Balikpapan akbibat penutupan ruas jalan ditengah penerapan buka tutup akses jalan saat pandemi virus corona.

Personel gabungan TNI Polri Dinas Perhubungan hingga Satpol PP yang menjaga pelaksanaan buka tutup jalan ini adalah upaya untuk mencegah keramaian dan mengurangi aktivitas warga di luar rumah kondisi ini atau kondisi kota Balikpapan masih kondusif meski Tengah menghadapi pandemi covid 19.

Tetapi mulai 5 Juni 2020 Pemerintah Kota Balikpapan akhirnya melakukan relaksasi atau kelonggaran terhadap kebijakan buka tutup jalan selama masa pandemi Covid-19.

Sudirman Djayaleksana, Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan sejumlah pihak akan melakukan perubahan terhadap kebijakan buka tutup jalan.

Baca Juga :   Pengendalian Transportasi pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

“Kebijakan penutupan jalan yang selama diberlakukan pada pagi hari, mulai pukul 09.00 hingga 14.00 Wita diubah menjadi 10.00 hingga 14.00 Wita, sedangkan untuk malam hari yang diawal diterapkan mulai pukul 19.00 hingga 02.00 Wita diubah menjadi 20.00 hingga 24.00 Wita, kesimpulannya adalah buka tutup jalan tetap kita perlukan  tapi kita longgarkan,” katanya kepada wartawan, Kamis (4/6).

Sudirman menambahkan pihaknya juga akan mengurangi jumlah ruas jalan yang diberlakukan aturan buka tutup, awal 9 ruas jalan menjadi 7 ruas jalan.

“Ada dua jalan yang kita kurangi sudah tidak ditutup lah, yakni jalan Telaga Sari dan Jalan Manunggal, untuk jalan yang masih dikenakan kebijakan buka tutup, akan diberikan kelonggaran berupa kebijakan untuk membuka jalan selama 30 menit setiap satu jam di saat jam buka tutup diberlakukan” Jelas Sudirman.

Baca Juga :   Achmad Yurianto : Penerapan SE Gugus Tugas Nomor 8 Tahun 2020 Sudah Baik Pada Hari Pertama

Menurutnya, untuk langkah awal, pengguna kendaraan yang kedapatan tidak menggunakan masker diwajibkan mengambil masker baru diperbolehkan melintas.

” masyarakat akan kita perbolehkan lewat, bagi yang tidak pakai masker akan disuruh putar balik beli masker dulu, tujuannya ada melakukan sosialisasi secara intensif biar masyarakat sadar menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Kedepan pihaknya akan melakukan pengadaan masker melalui Dinas Kesehatan Kota Balikpapan untuk dibagikan kepada pengendara yang tidak menggunakan masker.

“Yang tidak punya masker nanti akan ada pengadaan dari Dinasi Kesehatan untuk ke bagian masker kepada pengendara, tujuannya adalah untuk skrining masyarakat dan membiasakan orang menggunakan masker,” ungkapnya.

Selain itu, memberikan edukasi kepada masyarakat pihaknya juga akan menempatkan rambu wajib menggunakan masker di sekitar lokasi buka tutup jalan sebagai edukasi kepada masyarakat tentang kesadaran menggunakan masker. (na)

Baca Juga :   Ini Dia, logo HUT RI Ke-75

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *