Taruna Tani Samboja Siapkan Petani Milenial

Kutai Kartanegara – Taruna Tani Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara mengadakan pelatihan pembuatan Dekomposer Bio Tasuke untuk para pemuda dari berbagai lintas kelurahan yang ada disemboja, disekretatiat Karang Taruna Tunas Muda Kelurahan Kampung Lama, Jumat (10/6).

Bio Tasuke sendiri di ciptakan oleh sekelompok petani dari Bumi Seraiwangi, Tasuke sendiri adalah singkatan dari Tanah Subur Kembali. Yang artinya mengembalikan unsur hara tanah agar dapat ditanami dengan baik dan mendapatkan hasil pertanian yang maksimal.

Pelatihan untuk menyiapkan petani milenial ini, berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dimulai sekira pukul 10.30 hingga 15.00. Pelatihan yang terbatas hanya untuk maksimal 20 pemuda ini berlangsung dengan baik. Metode pelatihan dilakukan dengan dua tahap, yakni teori dan peaktik. Eddy Toyo dan Yuliarto merupakan narasumber yang langsung di datangkan dari Bumi Seraiwangi Kelurahan Senipah Kutai Kartanegara.

Baca Juga :   Pemkot Imbau Warga Laksanakan Sholat Ied di Rumah

Salah satu peserta pelatihan Taruna Tani Kecamatan Samboja M. Alwi Dahlan yang ikut dalam pelatihan itu mengutarakan “kegiatan ini sebagai formula untuk menggalang pemuda, dalam mempersiapkan Petani Milenial. Yang kami harapkan, pemuda dapat mengembangkan sektor pertanian yang ada di Samboja, sehingga hasil dari para petani dapat dimaksimalkan dan memiliki nilai jual yang tinggi”.

“Kegiatan pelatihan seperti ini, akan kami gelar kembali di kelurahan lain secara perlahan agar dapat terus menggalang pemuda untuk mewujudkan petani milenial, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan”, tambah Alwi.

Kegiatan yang dilaksanakan ini adalah kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanagara melalui Kecamatan Samboja, Karang Taruna Kampung Lama, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Samboja dan Kelompok Tani Bumi Seraiwangi Kelurahan Senipah Kukar.

Baca Juga :   Pemkot Balikpapan Liburkan Sekolah 14 Hari

Selain itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Samboja Ardiansyah juga sangat mengapresiasi kegiatan tersebut lantaran peserta yang hadir pada pelatihan pembuatan Bio Tasuke adalah betul-betul pemuda milenial dengan semangat ingin mencari tahu yang tinggi.

“Kami bangga dan mengapresiasi para pemuda yang mau turun dan terjun langsung menjadi petani, tidak banyak pemuda yang mau jadi petani apalagi ini era Milenial ini” kata Ardiansyah.

Turut hadir dalam kegiatan itu diantara nya Camat Samboja, Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (UPT BPTP) Samboja. Disela sela pelatihan itu Camat Samboja, Ahmad Nurkhalish terus memberikan semangat dan menaruh harapan kepada pemuda, agar kemudian hari pemuda dapat mengawal sektor pertanian dan mengembangkan baik pembudidayaan maupun hasilnya.

Baca Juga :   Alwi meminta Dinas PU memperjelas mekanisme pembayaran lahan stadion

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Kecamatan Samboja, menaruh harapan besar kepada para pemuda, melalui para pemuda inilah kita semua menginginkan pemuda dapat mengawal sektor pertanian dan mengembangkannya” tutur Camat Samboja.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *