Aspin Anwar, Pelaku UMKM yang Produktif Ditengah Covid-19


Kutai Kartanegara –
 Aspin Anwar, aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) asal Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur ini menjadi sosok pemuda yang pantang menyerah, pantang berpangku tangan di tengah badai pandemi covid-19.

Sekalipun ia menjadi satu dari sekian orang yang terkena PHK oleh perusahaan dimana ia bekerja, yakni di sektor pemberdayaan masyarakat. Sebab bakatnya, ia seringkali dipakai pada pelatihan kewirausahaan, public speaking dan lainnya.

Namun, asanya terhalang sebab corona yang menyebabkan ia dikeluarkan karena keputusan perusahaan, ia pun dirumahkan.

“Mau tidak mau, saya harus mengikuti keputusan perusahaan tersebut. Selama ini, saya menjadi pendamping bagi perusahaan untuk program pemberdayaan. Misalnya, membuat abon dan produk UMKM lainnya,” ucapnya pada yakusa.id, Senin (8/6).

Baca Juga :   Pemerintah beri keringanan Penunggak BPJS

Sebagai aktivis yang digodok menjadi pemimpin, rupanya menjadikan ia tidak mau terpuruk dengan kondisi tersebut. Kehilangan pekerjaan, bagi Aspin tidak menghilangkan semangatnya untuk bangkit.

Ia pun akhirnya memilih mengembangkan minuman sehat yang menjadi komoditi yang dicari masyarakat, lebih-lebih dimasa pandemi covid-19 ini.

Salah satu yang dipercaya dapat meningkatkan imun tubuh adalah madu dan lemon. Kedua bahan utama itu, menurut Aspin memiliki bahan utama untuk meningkatkan ketahanan tubuh.

Dari itu, ia mengemas dengan baik produk berbahan madu dan lemon tersebut juga dilakukan promosi tentang minuman sehatnya.

“Karena peluang minuman sehat ini masih bisa berkembang di tengah pandemi covid-19,” ungkapnya.

Kemandirian dan kepeduliannya yang berbanding lurus itu rupanya membuat Aspin menyisihkan 10 persen dari hasil penjualan produknya tersebut untuk warga terdampak Covid-19.

Baca Juga :   Awal Tahun, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) Cetak Kinerja yang Kuat

Dan diutamakan kepada masyarakat kategori prasejahtera di Kukar. “Misi kami selama ini juga untuk menebarkan inspirasi untuk saling berbagi.

Dengan demikian, lanjut Alumnus LK 2 HMI Cabang Ciamis ini, semangat gorong-gorong menjadi simpul dalam mengurangi dampak ekonomi yang disebabkan Covid-19.

Dari kisah inspiratifnya ini pula, ia mengambil kesempatan dengan mengikuti lomba inspirasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Tenaga Kerja RI. Ia berharap, perjalanannya menjadi inspirasi banyak orang. (*)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *