Ikut Panen Buah Naga, Muhammad Samsun pulang dibekali Proposal oleh Petani

Kutai Kartanegara – Kebahagiaan warga Kelurahan Bukit Merdeka Kecamatan Samaboja terlihat saat salah satu Wakil DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) hadir ditengah tengah para petani buah Naga yang sedang sibuk memetik buah dilahan seluas 30 hektar.

“alhamdulillah, ternyata benar bapak Samsun datang,” sorak Kumar salah satu warga yang juga adalah pemilik kebuh buah Naga itu.

Warga Petani Kelurahan Bukit Merdeka melaksanakan panen buah Naga dengan hasil petikan mencapai 60 ton buah naga. Panen raya itu tidak merupakan bagian dari kebahagiaan para petani sepenuhnya. Pasalnya, meski panen menghasilkan jumlah yang banyak, namun para petani masih kesulitan dalam mobilisasi buah untuk dipasarkan.

Baca Juga :   Produk Digital dari Luar Negeri Dipungut PPN Mulai 1 Juli 2020

“kami sangat bersyukur dengan hasil panen ini, namun kami juga masih punya kekurangan. Dan menjadi sulit. Karena hasil panen sebanyak ini kami sering kesusahan. Apa lagi kalau hujan. Ini jalan kampung kami yang rusak parah. Pernah mobil angkutan itu keperosok, sampai gak bisa lewat. Akhirnya buah itu yang banyak yang gagal jual. Kami bagi bagi di kampung saja dari pada busuk,” cerita kumar, Minggu (22/8/2021)

Panen Raya itu sudah digelar sejak awal 16 Agustus pekan lalu, hingga saat ini, para petani masih sibuk melakukan panen buah naga. Melihat kondisi petani di Bukit Merdeka, Samsun mengaku prihatin. Bahkan lokasi yang dilaluinya membuat ia pun harus berfikir agar mobilitas petani dapat berjalan lancer.

Baca Juga :   PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) Siapkan Antisipasi Covid-19

“perihatin sekali, tanggal 16 kemarin saya ikut panen, nah itu menuju kesana saja. Lumayan sulit. Bagai mana dengan kendaraan petani yang hanya menggunakan mobil Pikup kecil. Ya saya sangat bersyukur, saat di undang para petani. Setelah berkelok kelok dengan jalan yang rusak parah, saya disuguhkan dengan pemandangan yang cantik. Selepas mata memandang itu semua buah naga. Kampung ini sangat memimiliki potensi,” ujar Samsun

Tak sendirian, Samsun mengatakan, ia di temani oleh Kepala Lurah setempat. Setelah melihat kondisi tersebutpun, Samsun meminta agar Lurah segera mengawal aspirasi petani buah naga hingga masuk di Musrenbang.

“kita akan upayakan, ini kalau bisa di kawal juga sama pak lurah. Kami siap anggarkan untuk perbaikan jalan. Selama ini yang saya tahu, para petani berjuang secara mandiri. Pemerintah harus hadir di tengah mereka,” tegas Samsun.
Saat menuju kembali pulang, Samsun langsung di sodorkan proposal oleh para petani.

Baca Juga :   Pertamini Diberi Batas Waktu Hingga Desember

“alhamdulillah, panen ini saya dapat oleh oleh dari petani. Saya di bungkusi Proposal usulan perbaikan jalan, hahahahaha. Kita pasti kawal,” beber Samsun sembari merangkul para Petani.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *