PT. Angkasa Pura Logistik Cabang Balikpapan dan Cabang Makassar Kalaborasi pengiriman Produk laut ke Tiongkok

Makassar – PT Angkasa Pura Logistik anak perusahaan BUMN PT Angkasa Pura I (Persero), kantor cabang Balikpapan beserta Aasosiasi  Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Kota Balikpapan melakukan kunjungan kerja ke PT. Angkasa Pura Logistik Cabang Makassar pada Senin (11/10).

Kunjungan kerja ini untuk memperkuat bisnis kargo udara (air freight) perusahaan dan sebagai bentuk kontribusi mewujudkan konektivitas logistik nasional. Rombongan yang mengikuti kunjungan kerja yakni, Senior Manager Airport Operatioon, Service and Security PT. angkasa Pura I (Persero) Arief Sirajuddin, Senior Manager Komersil PT. Angkasa Pura I (Persero) Muhammad Thamrin, Branch Managee PT. Angkasa Pura Logistik Cabang Balikpapan Laksono, Ketua DPW ALFI/ILFA Provinsi Kaltim Faisal Tola, dan Pengurus DPC Asperindo Kota Balikpapan.

Setiba nya di Makassar mereka diterima oleh Branch Manager Angkasa Pura Logistik Cabang Makassar R. Hendra Kurnia Wijaya. Pihaknya menyambut baik kunjungan kerja yng dilakukan diwilayahnya.

Sementara dalam kunjungan kerja nya, Senior Manager Airport Operatioon, Service and Security PT. angkasa Pura I (Persero) Arief Sirajuddin menjelaskan jika di Makassar memiliki 2 terminal kargo untuk pesawat yang reguler dan pesawat yang freter. Dan terminal kargo Balikpapan areanya masih cukup, berbeda dengan terminal kargo yang di Makassar.

“Kunjungan kerja kami ke PT. Angkasa Pura Logistik Cabang Makassar terkait kolaborasi eksport hasil laut, karena di Balikpapan telah dilakukan ekspor hasil laut ke Kota Shanghai, Singapura, Hongkong dan beberapa negara lain nya”. Jelas Arief.

Baca Juga :   PLN Antisipasi Tagihan dengan Skema Perlindungan Lonjakan

Lebih lanjut di jelaskan, walaupun statusya ekspor, pesawat yang di gunakan ke Kota Shanghai tersebut melalui Jakarta, dirinya berharap terdapat penerbangan langsung dari Balikpapan ke Shanghai.

Untuk memaksimalkan jumlah pengangkutan, Angkasa Pura berkeinginan ada penambahan dari provinsi yang terdekat dengan Balikpapan.

“Bandara di Balikpapan itu lebih dekat jaraknya ke Shanghai dari pada jarak rute Jakarta – Shanghai atau Makassar Shanghai. Sehingga wajar jika Bandara Balikpapan dijadikan Hub untuk pengiriman kargo langsung”.

Diakui pihaknya saat ini masih mencari fairing (pasangan untuk importir), karena pesawat yang memuat barang ekspor harus kembali dengan membawa muatan, jika tidak maka akan di bebankan kepada pihak peng ekspor.

“Jika kita melakukan pengiriman ke Shanghai, maka pesawat yang pulang tidak mungkin lari kosong, ongkos akan lebih murah jika ada pihak importir karena biaya akan di tanggung bersama antara eksportir dan eksportir” tutur Arief.

Disamping itu, Branch Manager PT. Angkasa Pura Logistik Cabang Makassar R. Hendra Kurnia Wijaya memaparkan, jika Angkasa Pura Logistik Makassar memanfaatkan lahan yang di miliki oleh PT. Angkasa Pura I, lahan yang ada sebelumnya digunakan untuk terminal kargo, namun sejak pindah ke bandara yang baru pada tahun 2009 area yang ada tidak lagi dipergunakan untuk terminal kargo.

Baca Juga :   AP I Balikpapan Bersama RSPB Gelar Rapid Test Ke Petugas Bandara

“Terminal Kargo yang ada di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar terus mengalami peningkatan volume yang jauh sangat signifikan, dan dengan berjalannya waktu, tumbuh pula pesawat freter (untuk ekspor). Sementara ada perbedaan penanganan untuk pesawat freter dengan kargo yang biasa. Maka harus ada tempat khusus untuk SLA (Service Letter Agreement) yang di berikan kepada pengguna jasa “papar Hendra.

Pembangunan Terminal kargo Freter di tujukan khusus untuk pesawat freter, mulai dari parkir pesawat dan bongkar muat barang. “Kedepan tidak ada persoalan Clas handling  (penanganan secara bersamaan) di bandara Sultan Hassanudin Makassar lagi, karena semua pesawat freter akan parkir terminal kargo Freter” jelas Hendra.

Dengan adanya Terminal Kargo Freter ini, PT. Angkasa Pura Logistik berperan sebagai regulasi perpanjangan tangan pemerintah untuk mempercepat sistem logistik nasional, diantarannya memaksimalkan proses dan meminimalkan proses yang ada di kargo khususnya untuk barang – barang hasil laut.

“Di Makassar sendiri Total barang berangkat (out going) 70 persen ada pengiriman hasil laut, maka PT. Angkasa Pura I (Persero) dan PT. Angkasa Pura Logistik akan membangun fasilitas Cold storage (ruangan pembekuan atau pendingin) yang dalam waktu dekat akan di bangun” ungkap Hendra.

Di Balikpapan sendiri, PT. Angkasa Pura Logistik akan menggunakan lahan aset yang dimiliki oleh Angkasa Pura, untuk where house khusus untuk pengiriman hasil laut.

Baca Juga :   Pemkot Balikpapan Subsidi Sertifikasi Halal UMKM

Hal ini di jelaskan oleh Branch Manager PT. Angkasa Pura Logistik Cabang Balikpapan Laksono, “Area lini satu terminal kargo yang berada di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, akan dibangun where house, Coll storage khusus untuk marine produk (hasil laut)”Jelas Laksono.

Ketua DPW ALFI/ILFA Kalimantan Timur Faisal Tola yang ikut dalam kunjungan kerja, optimis terobosan yang akan di lakukan Angkasa Pura Logistik akan membuat ekosistem baru di bisnis kargo. Pasalnya terminal kargo Bandara di Balikpapan kedepan bisa jadi pengumpul dari para pemilik barang dan merawat barang sebelum di ekspor.

“Degan adanya langkah ini, para pemilik barang akan berfikir untuk menitipkan barang nya diterminal kargo sebagai stok barang yang akan di ekspor,. Dan ini pasti akan berkembang terus dan memunculkan bidang bisnis yang lain” kata Faisal.

Dengan adanya kunjungan kerja ini PT. Angkasa Pura Logistik dan Asperindo berharap banyak inovasi yang di terapkan di bandara agar mempermudah pelayanan untuk mengefektifkan dan mengefisiensi proses pengiriman dan penerimaan barang pada terminal kargo.

Peningkatan pendapatan juga di harapkan baik dari sisi Angkasa Pura dan anak perusahaannya maupun mitranya dengan akan dillaksanakannya terminal kargo Freter di Balikpapan. (HMI)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *