Kunjungi Petani Milenial, Plt Asisten II Wiyono Harapkan Semua Pihak Dukung Kemajuan Petani Milenial

Kutai Kartanegara – Kegiatan yang di gelar sejak Selasa (12/10) yaitu rembuk tani dan pelatihan untuk petani muda (petani milenial) dihadiri Gubernur Kaltim Isran Noor dan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Kukar Wiyono, di Kelurahan Bukit Merdeka Kecamatan Samboja, Kamis (14/10).

Selain rembuk dan pelatihan untuk petani milenial sekaltim, kegiatan tersebut juga menggelar panen selada air dan buah anggur di Green House Petani Milenial.

Kegiatan tersebut juga dihadiri BPP Binuang Kalsel, Budiman, S.Sos., dan Farida, S.Sos., selaku Anggota DPRD Camat Samboja, KTNA Samboja, serta perwakilan petani milenial kabupaten/kota lingkup Kaltim.

Kehadiran Plt Asisten II Wiyono dalam rangka mengawal pertemuan Gubernur Kaltim dengan Petani Milenial Kaltim dirasa sangat dibutuhkan oleh Petani Milenial agar dapat memberikan semangat baru.

Baca Juga :   Pemerintah beri keringanan Penunggak BPJS

“Kami tidak muluk-muluk, cukup datangi kami seperti hari ini, datang Gubernur, datang dari Pemkab. Lihat apa yang sudah kami lakukan dan yang sudah kami hasilkan. Dengan begitu bisa memberi semangat baru untuk kami (petani milenia),” Ucap Muhammad Fadil selaku Korwil Kaltim Petani Milenial.

Wiyono sendiri sangat mengupresiasi dan merasa bangga saat berkunjung, karena petani milenial tersebut membangun green haose dengan menggunakan dana swadaya.

“Saya sangat menguparesiasi dan merasa bangga kepada adik-adik kita, petani milenial. Karena apa yang telah dikerjakan ini dengan membangun Green House tidak main-main apalagi menggunakan dana swadaya,” pungkas Wiyono.

Ia menambahkan bahwa pemkab Kukar siap memfasilitasi petani milenial untuk berkoordinasi dengan instansi-instansi yang terkait dengan sektor pertanian. Ia juga mengharapkan agar perusahaan-perusahaan setempat dapat mensupport petani milenial.

Baca Juga :   Level Waduk Meningkat 10,41 Meter dan Kualitas Air Sedang diperbaiki

“Kami akan coba memfasilitasi keinginan teman-teman untuk berkoodinasi dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan sektor pertanian, dan juga kalau bisa memanfaatkan CSR perusahaan setempat agar semua bisa bersinergi,” tuturnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *