DPRD Minta Pihak Sekolah Yakinkan Orangtua Murid Bahwa Pelaksanaan PTM Aman

Balikpapan- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Balikpapan sudah berjalan selama seminggu yang lalu, selain itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan juga memastikan bahwa pelaksanaan PTM berjalan lancar tanpa adanya suatu kendala.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan H Kamaruddin mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kinerja pihak terkait, karena seperti dipahami bahwa hal ini sesuai dengan prosedur dan juga mendukung PTM terbatas terus dilanjutkan, karena mengingat Balikpapan masih berada di PPKM level 2.

“Saya melihatnya selama sepekan ini berjalan dengan baik, tentu saja ini sangat bagus dan tentunya pelaksanaan PTM ini harus terus dilanjutkan,” kata Kamaruddin.

Selain pelaksanaan PTM yang berjalan dengan lancar, pastinya penerapan protokol kesehatan juga harus tetap dinomorsatukan karena kesehatan yang lebih utama.

Baca Juga :   Masyarakat Dan Jajaran DPRD Balikpapan Rindu Kehadiran Sosok Wakil Wali Kota

Ia juga meminta kepada sekolah untuk menutup akses orang yang tidak berkepentingan dari luar untuk berinteraksi di lingkungan sekolah.

“Kalau bisa sekolah menutup akses murid untuk berinteraksi dengan orang lain, selain orangtua dan kalau kantin sekolah buka, harus dilakukan penataan terlebih dahulu agar tetap prokes,” terangnya kepada wartawan Jum’at (22/10) siang tadi.

Lanjutnya, Dari PTM yang berjalan, masih banyaknya orangtua murid yang belum mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM. Namun terkait permasalahan tersebut, hal ini menjadi tanggungjawab pihak sekolah untuk menyakinkan para orangtua murid, sehingga orangtua murid yakin jika pelaksanaan PTM aman.

Menurutnya, mengikuti PTM disekolah jauh lebih efektif dari pada mengikuti pembelajaran melalui online. Karena pengawasan yang lebih efesien dan pastinya mampu memahami karakter seorang siswa.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Naikan Iuran BPJS Kesehatan, Usai Dibatalkan MA

“Karena sebagian besar siswa juga merasakan belajar online menurunkan minat untuk belajar, bahkan pengawasan pembelajar online tidak sebaik dengan pengawasan saat mengikuti PTM,” ujar Haji Aco akrabnya disapa.

Dirinta berharap, bahwa nantinya pihak sekolah mampu untuk meyakinkan orang tua siswa agar semua murid mendapatkan restu untuk mengikuti PTM seperti semula.

“Sekolah harus bisa meyakinkan orangtua murid jika pelaksanaan PTM aman dan sudah sesuai dengan Prokes yang ditentukan pemerintah,” pungkasnya. (Bay)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *