Tunggakan Mall BSB Mencapai Rp 6,5 Miliar, Pemkot Balikpapan Beri Insentif Tunggakan

Balikpapan- Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memberikan keringanan insentif bagi wajib pajak (WP) yang menunggak pajak daerah selama masa pandemi Covid-19.

Insentif ini diberikan berupa kebijakan pembebasan denda pajak daerah bagi WP yang membayar kewajibannya selama periode September hingga Oktober 2021 ini.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan Haemusri Umar mengatakan, dengan adanya kebijakan tersebut hasilnya Mall Balikpapan Super Block (BSB) mampu melunasi tunggakan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp 6,5 miliar.

“Paling banyak untuk pembayaran tunggakan PBB, seperti mall BSB yang akhirnya melunasi pembayaran tunggakan PBB mereka yang tercatat mencapai Rp 6,5 miliar. Jadi sekarang lunas,” kata Haemusri.

Baca Juga :   Rumah Dinas Kantor Kemenag Balikpapan Hangus Terbakar

Pihaknya sebenarnya telah memberikan kelonggaran atau relaksasi bagi WP selama enam bulan, terhitung sejak Maret hingga September 2020 lalu. Sementara tahun ini, BPPDRD hanya meringankan beban pajak dua bulan yaitu periode September dan Oktober.

“Adapun untuk pajak lainnya, yaitu dari 2016 sampai 2021, seperti hotel dan restoran yang diberikan relaksasi berupa penghapusan denda administrasi,” terangnya kepada wartawan Kamis (28/10) siang tadi.

Dalam masa relaksasi itu, denda administrasi yang dibebankan kepada WP dihapuskan. Khusus untuk pajak PBB, kebijakan relaksasi ini berlaku untuk masa pajak dari tahun 2010 hingga tahun 2020.

Dengan kebijakan relaksasi ini, hingga akhir Oktober, kami berhasil mengumpulkan sekitar Rp 32 miliar,” bebernya.

Baca Juga :   Upaya Mewujudkan SDM Produktif di Era Digital, Karang Taruna Kampung Selenggarakan Pelatihan Kerja

Adapun untuk pajak lainnya, yakni dari 2016 sampai 2021, seperti hotel dan restoran yang diberikan relaksasi berupa penghapusan denda administrasi.

“Jadi perolehan tersebut diperoleh dari beberapa masyarakat yang menggunakan kesempatan untuk mengikuti program relaksasi, paling banyak untuk pembayaran tunggakan PBB,” pungkasnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *