Gandeng GMNI, Polda Kaltim Bagikan Sembako ke Warga

Balikpapan, Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kaltim dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Balikpapan menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak korban banjir di masa Pandemi Covid-19.

“Pembagian sembako ini niatan dari GMNI dengan swadaya pihak lain yang mendukung penuh,” kata Ketua DPD GMNI Kaltim Sdr. Andi Muhammad Akbar disela kegiatan.

Tujuan pembagian bantuan ini untuk memotivasi para masyarakat dan Mahasiswa yang  terdampak pandemi covid-19.

“Apa yang kami berikan mungkin saja tak seperti yang diharapkan tetapi bantuan ataupun santunan maupun bingkisan ini sifatnya lebih memotivasi dalam situasi pandemi yang sudah mulai menurun grafiknya agar tidak terpuruk lagi sehingga dapat memulihkan atau meningkat perekonomian di wilayah Kaltim,” papar Andi Muhammad Akbar atau yang akrab dipanggil Akbar.

Baca Juga :   Bupati Kukar Berikan Kemudahan Pedagang Untuk Pinjam Modal

Dengan Semangat Perayaan Sumpah Pemuda GMNI mengajak para Mahasiswa atau pelajar untuk bersama-sama mendukung program pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 dan mengapresiasi Langkah dan Kebijakan Pemerintah dalam melakukan penanganan Covid-19 saat ini sehingga tingkat penyebarannya menurun sangat signifikan.

DPD GMNI Kaltim dan DPC GMNI Balikpapan juga  mengapresiasi Polda Kaltim yang telah menorehkan sejarah dan dicatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) terkait vaksinasi terbanyak kepada pelajar di Benua Etam.

Tercatat ada 21 ribu vaksinasi dilakukan kepada pelajar SMP dan SMA di Kaltim sebagai langkah percepatan Pembelajaran Tatap Muka (PTN).

Kami mengapresiasi instansi kepolisian khususnya Kapolda Kaltim yang bisa menggiring kesadaran masyarakat dan mendukung program pemerintah untuk vaksinasi. Kami sangat bangga dengan apa yang dilakukan Polda Kaltim.

Baca Juga :   Budiono Minta Tingkatkan Pengawasan Perda Balikpapan Terkait Tambang Ilegal

Akbar mendukung apa yang menjadi wacana pemerintah tentang vaksinasi karena gencarnya vaksinasi membuat level PPKM di Kaltim diharapkan semakin menurun bahkan habis mengingat PPKM sangat berdampak kepada masyarakat khususnya mahasiswa atau pelajar.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *