Camat Samboja Menghimbau Jamaah Maulid Selalu Taati Prokes

Lingkarkota.com, Kukar – Penyelenggaraan Maulid Nabi Besar Muhammad S.A.W yang dilaksanakan secara serentak diawal November ini, menjadi pusat perhatian bagi Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkomicam) Samboja .

Pasalnya, Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama No SE 29 Tahun 2021 meyatakan pedoman untuk memperingati hari besar keagaamaan yang dilaksanakan di suatu daerah kriteria level 2 dan 1, mewajibkan seluruh kepanitian dan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat guna menghindari penyebaran covid-19.

Menanggapi hal tersebut Burhanudin Selaku Camat Samboja menerangkan bahwa dengan adanya peraturan ini pihaknya berupaya untuk memantau segala aktifitas masyarakat supaya terkendali.

Menurut Burhan, sebelumnya perayaan keagamaan yang ditunggu para umat islam di Kecamatan Samboja telah tertunda selama 2 tahun dikarenakan adanya Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) yang masih mencapai level 4.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Naikan Iuran BPJS Kesehatan, Usai Dibatalkan MA

” Selama 2 tahun ini Maulid Nabi Besar Muhammad Sawallahualaihiwasalam merupakan moment yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat samboja, hal ini disebabkan karena adanya virus korona yang melanda di berbagai daerah, sehingga segala kegiatan masyarakat harus terbatasi oleh PPKM yang menjadi aturan dari pemerintah” ungkapnya kepada awak media Lingkarkota.com (06/11).

Tambahnya, Beberapa hari yang lalu Ia sempat menghadiri kegiatan Maulid Nabi bersama Habib Hassan Al-Kaff yang diselenggarakan di Kelurahan Kuala-Samboja menurutnya antusias Warga sangatlah tinggi.

Kemudian Lanjutnya, walaupun masyarakat sudah tervaksinasi, Dirinya bersikeras untuk menghimbau kepada seluruh Panitia agar tetap menyediakan fasilitas kebersihan, kemudian meminta agar masyarakat selalu membawa masker dan handzinitizer untuk menjaga diri.

Baca Juga :   Konvensi Migas Terbesar Di Indonesia Terbuka untuk Umum, 120 Pembicara Hebat Hadir

” Salah satu peraturan dari Kementrian Agama bahwa di setiap perhelatan harus dihadiri tidak lebih dari 50 orang, namun di berbagai daerah kemungkinan ada yang lebih juga dikarenakan yang namanya antusias masyarakat sudah tidak bisa terbendung lagi, oleh sebab itu kita di sini selalu menghimbau kepada warga walaupun sudah divaksin mereka jangan sampai mengabaikan prokes dan selalu membawa masker serta handzinitizer, Untuk panitia saya harap tetap menjaga keamanan dan menyediakan peralatan kebersihan seperti sabun cuci tangan serta memberikan pembatas pada para jamaah ” Pungkasnya. (Adv/Era).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *