Vaksinasi Pelajar Mencapai 94 Persen, Wali Kota Berharap SMA Segera Menggelar PTM

BALIKPAPAN – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah berjalan pada Senin (11/10) silam. Namun masih ada beberapa sekolah yang belum menggelar PTM diantaranya yakni SMA/SMK

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan, bahwa dirinya berharap kepada Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) agar dapat memberikan rekomendasi untuk melaksanakan PTM bagi pelajar SMA/SMK sederajat.

Adapaun alasan Wali Kota meminta rekomendasi untuk melaksanakan PTM karena capaian vaksinasi pelajar di Kota Balikpapan sudah mencapai 94 persen atau melebihi syarat PTM nasional.

“Jadi Kaltim itu kan baru 74 persen, tadi saya menyampaikan bahwa Balikpapan sudah 94 persen. Sehingga kami berharap rekomendasi Bapak Gubernur untuk bisa mengizinkan SMK/SMA tatap muka langsung,” kata Rahmad.

Baca Juga :   Bupati Kukar Bagikan 385 Sertivikat Tanah Di Amborawang Darat

Ia juga telah menyampaikan harapan tersebut, dan sejauh ini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari Gubernur selaku Kepala Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim terkait rekomendasi PTM.

“Jadi nanti akan dibicarakan tim dari Gubernur, karena dalam hal ini pak Gubernur juga selaku Ketua tim Gugus untuk bisa merekomendasikan khususnya Balikpapan karena sudah mencapai 94 persen. Sementara kan syaratnya harus 90 persen untuk bisa melakukan tatap muka,” terangnya kepada wartawan Senin (12/11) siang tadi.

Disamping itu, PTM juga masih tetap terus berjalan secara bertahap diantaranya yaitu TK, SD dan SMP dengan catatan kapasitas 50 persen. Hal ini guna mencegah penyeberan virus covid 19 di kota Balikpapan.p

Baca Juga :   Penerapan Protokol Kesehatan Ojol Kunci Cegah Penyebaran COVID-19

“Nah kenapa kita lakukan ini bertahap, karena kita ini mencegah, mengantisipasi. Tanggung jawab saya sebagai Ketua Gugus Tugas harus ekstra hati-hati. Kita harus melindungi dan menjaga segenap warga Balikpapan, itu tujuannya,” pungkasnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *