Memperingati HKN, Nakes Balikpapan Terima Penghargaan Dari Kemenkes

Balikpapan- Tenaga kesehatan (Nakes) Balikpapan mendapatkan banyak apresiasi di Hari Kesehataan Nasional (HKN) ke-57 tahun 2021. Selain itu, ada juga dari beberapa nakes yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty mengatakan, Kemenkes mengadakan penilaian terhadap tenaga kesehatan teladan. Untuk teladan di tingkat provinsi khususnya Kaltim, kriteria dokter teladan 1 diraih dr Nurina dari Puskesmas Karang Rejo.

Kemudian, teladan 1 juga diraih kriteria drg Puskesmas Sepinggan kota Balikpapan. Sementara Puskesmas terbaik tingkat perkotaan diraih Puskesmas Mekarsari.

“Jadi nanti kita mewakili Provinsi Kaltim ke tingkat nasional, namun memang kemarin penerimaannya hanya melalui zoom karena masih terbatas untuk protokol kesehatannya,” kata Sri.

Baca Juga :   PTM Mulai Di Gelar, Wali Kota Tinjau Langsung Situasi Pembelajaran

Selain itu, perawat teladan terbaik juga diraih dari Kota Balikpapan. Dan sementara pihaknya juga masih menunggu jadwal ditingkat nasional.

“Untuk tingkat nasional masih menunggu jadwal lagi, biasanya dipanggil ke sana atau dikirimkan karena memang membatasi peserta,” bebernya.

Selanjutnya, dalam prosesnya yang terpilih akan dievaluasi kembali terkait kinerjanya, hal ini agar dapat membuat inovasi dan kemudian menyampaikan paparannya hingga kemudian tes di tingkat kota.

“Jadi ada penilaian dulu di tingkat kota, semua sebanyak 27 puskesmas berhak mengusulkan,” terangnya kepada wartawan Senin (15/11) siang tadi.

Menurutnya, Puskesmas Mekar Sari memiliki poin plus karena memiliki banyak inovasi layanan digital. Salah satu contohnya ketika ingin melakukan antrian pelayanan kesejahreraan di Puskesmasnya hanya cukup memakai digital saja.

Baca Juga :   Menuju Porprov Berau, Ketua DPRD Balikpapan Janjikan Tambahan Anggaran Untuk KONI

“Jadi, pasien cukup menunggu di rumah, nanti jam berapa jadwalnya baru datang ke Puskesmas, kemudian ada konsultasi lewat online, ada juga membuat satu aplikasi untuk covid, jadi semua kasus covidnya di puskesmas itu terlihat,” jelasnya.

Kemudian, tambah Dr Dio-akrabnya disapa. Selain Puskesmas Mekarsari, saat ini Puskesmas Karang Rejo juga sudah mulai menerapkannya.

“Puskesmas Mekarsari itu menerapkan inovasi sudah sejak Mei 2021, dan kami berharap dapat menyalurkan inovasi ke puskesmas lainnya yang ada di Balikpapan,” pungkasnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *