Upaya Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Kukar Terjunkan Tim Survey di 2 Kecamatan

Kutai Kartanegara, Dalam rangka menekan angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara telah menerjunkan Tim Survey, yang di tugaskan salah satu lokasi nya di Kelurahan Teluk Pemedas Kecamatan Samboja.

Hal ini dikatakan langsung oleh Tim Validasi Data Kutai Kartanegara Ikhwan Soleh Nasution, dirinya menerangkan bahwa Bupati Kukar Edi Damansyah sudah mengarahkan melalui Dinas Sosial untuk mencari keabsahan data di dua tempat diantaranya Kecamatan Samboja hingga Muara Kaman.

” Kita dalam melaksanakan tugas ini sebetulnya memvalidasi data, pertama yang harus kita ambil sampelnya itu ada 2 Kecamatan sesuai dengan arahan Pak Bupati melalui Dinas Sosial di Kecamatan Muara Kaman dan Kecamatan Samboja,” Ucapnya kepada lingkarkota.com (22/11) Sore.

Baca Juga :   Serbuan Vaksin Bagi Pelajar Digenjot, Kali Ini di SMP N 1 Tenggarong

Tujuan dari adanya peninjauan di Kelurahan tersebut ialah mengetahui jumlah masyarakat yang telah berpindah dan meninggal dunia, agar dapat diperhitungkan selama per-tahun.

“Intinya kita ingin mengetahui data-data itu mana tau ada yang sudah meninggal atau ada yang sudah pindah, itu pun perlu kita validasi, karena data tersebut dibutuhkan setiap tahunnya,” ujarnya.

Setelah data terkumpul maka akan dievaluasi agar tidak terjadi kesalahan, kemudian hasil perolehan tersebut dilaporkan ke Dinas Sosial untuk diproses sesuai dengan prosedur.

“Maka saya sampaikan kepada kawan-kawan setelah data ini dikumpulkan, akan ada evaluasi dalam rangka pelaporan data, supaya data tersebut bisa di realkan agar tidak terjadi double data, Jika ada kesalahan data misalkan ada yang meninggal atau orang itu sudah mampu, saya sudah meminta kepada pihak Kelurahan agar semuanya bisa ditinjau ulang, kinerja kita ini sesuai dengan S.O.P dari RT mengususlkan ke Kelurahan kemudian ke Kecamatan, dari Kecamatan mengusulkan lagi ke dinas sosial,” sebutnya.

Baca Juga :   Rekam Jejak Salah Satu Penentu dalam Proses Seleksi PPS

Ikhwan menambahkan, keabsahan data tersebut nantinya akan ditindak lanjuti oleh Pemerintah dan Dinas Sosial guna mempertimbangkan jumlah masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan.

“Setelah keabsahan data diketahui, kemungkinan pemerintah daerah akan menggantikan data tersebut untuk di berikan bantuan bagi masyarakat yang berhak mendapatkannya, intinya Pemerintah berupaya untuk menekan angka kemiskinan,” Pungkasnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *