Syarifuddin Oddang Minta Perusahaan Lebih Perhatikan Lingkungan Sekitar

Balikpapan – Anggota DPRD Balikpapan Syarifuddun Oddang menilai bahwa masalah banjir serta kerusakan jalan terkait penggunaan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang tidak tepat masih menjadi permasalahan di Balikpapan Utara, Kelurahan Graha Indah, Selasa (11/1) siang tadi.

Akibat seringnya kendaraan roda enam milik perusahaan parkir di kawasan Graha Indah. Hal tersebut mengakibatkan ketidaknyamanan pengguna jalan, dari pengendara roda dua, roda empat sampai dengan pejalan kaki.

“Jadi banyak sekali perusahaan dari simpang tiga gapura Graha Indah sampai di Pelabuhan Ferri Kariangau. Namun tidak ada satupun yang peduli lingkungan sekitar,” kata Oddang.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Graha Indah itu juga mengatakan bahwa aktivitas itu berdampak pada jalan sekitar, ditambah lagi pada saat hujan, pastinya akan mengakibatkan banjir. Sehingga warga yang melintas tidak mendapat kenyamanan.

Baca Juga :   Berlakukan PPKM Level 3, Pemkot Balikpapan Siap Lakukan Penyekatan Saat Nataru

Selain itu, dirinya juga menyampaikan, seharusnya jangan hanya mengandalkan penanganan bantuan dari pemerintah saja. Namun perlu adanya kesadaran lingkungan terutama perusahaan sekitar.

“Seharusnya semua perusahaan itu diberikan tugas untuk membersihkan area tempatnya, jadi tidak usah yang lain dulu dibantu. harusnya masing-masing saja, pasti banjir itu akan selesai dan tidak datang lagi,” tegasnya.

Lanjutnya, banjir yang sering terjadi akibat meluapnya air karena drainase yang tersumbat itu harus menjadi perhatian bersama dan tidak hanya dibebankan melalui Anggaran Pengeluaran Belanja Negara (APBD) Daerah.

“Kan ada perusahaan yang punya alat berat, dan harusnya itu bisa difungsikan. Apalagi rumput-rumput yang tinggi sepanjang jalan dari kilo 5 sampai ke pelabuhan ferry, kan banyak perusahaan di sana, tugaskan saja mereka, jangan mau menerima bersihnya saja,” bebernya.

Baca Juga :   Sepakati KUA PPAS APBD Tahun 2022, Ketua DPRD Sampaikan PAD Kukar Capai 500 Miliar

Disamping itu, pihaknya juga mengkritik terkait kinerja Satpol PP Balikpapan yang dimana dinilai tidak segera mengetahui soal penertiban jalan. Khususnya Parkir kendaraan berat yang merusak tatanan kota.

“Jangan karena ada perintah baru turun. Jadi harus aktif keliling melihat hal yang seperti itu. Setiap tahun selalu ngurusin yang seperti ini saja,” pungkasnya.

Penulis : Batu Andalas Putra

Editor : Muhammad Irfan

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *