Disdag Balikpapan Akan Pastikan Bahan Pokok Terpenuhi Bulan Ramadhan

Balikpapan – Kepala Dinas perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan Arzaedi Rachman akan memastikan pasokan bahan pokok sembako di bulan Ramadan terpenuhi.

“Jadi, tidak sekaligus. Tapi setiap 1 atau 2 Minggu itu pasti datang, dan memang tergantung dari distribusinya. Semoga saja tidak terganggu. Kalau untuk posisi sekarang sampai 3 bulan kedepan, stok bisa dipastikan aman sampai dengan bulan Juli,” kata Arzaedi.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada pelaku usaha agar di bulan Ramadan ini bisa dijadikan sebagai momentum untuk berbagi. Artinta, memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat dengan tidak menaikan harga bahan pokok.

“Contohnya, jika pelaku usaha ingin menaikan harga, yah tidak usah dinaikan dulu di bulan Ramadan, sampai dengan Idul Fitri ini. Harapan kami sehingga ada peran serta masyarakat maupun pedagang sehingga warga bisa terpenuhi kebutuhan pokoknya,” terangnya kepada wartawan Minggu (3/4) siang tadi.

Baca Juga :   Cegah Luasnya Area Kebakaran, Dewan Minta Pemkot Tingkatkan Perawatan Hydrant

Menurutnya, jika harga barang tersebut tinggi akan tetapi mudah untuk didapatkan hal itu menjadi tidak masalah. Akan tetapi yang menjadi masalah, jika harga murah namun barangnya juga tidak ada.

“Mari kita bersama-sama untuk tetap menjaga pasokan. Dan kami juga akan menjaga pelaku usaha agar tidak mentracing untuk menaikan harga” bebernya.

Pihaknya juga menjelaskan terkait bahan pokok sembako yang mengalami kenaikan diantaranya yakni gula dan daging tersebut memang pengaruhnya ada di distribusi. Sehingga otomatis akan mempengaruhi biaya produksi.

“Biaya kontainer naik. Kemudian Balikpapan 90 persen tergantung dengan daerah pemasok. Nah bisa saja ada gangguan di daerah pemasok untuk distribusinya. Sehingga berdampak pada produksi semua,” jelasnya

Baca Juga :   20 Tahun Keluhkan Air Bersih, Ardiansyah Sebut Kinerja PDAM Belum Maksimal

Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar tidak panik buying. Maksudnya belanjalah sesuai kebutuhan. Karena, pihaknya berharap, di Balikpapan ini kearifan pelaku usaha atau distributor tidak mengambil moment bulan suci Ramadan sebagai kesempatan.

“Setiap saat kami akan melakukan monitoring kelapangan. Tidak hanya menerima dokumen saja, tapi kami mau liat dan memastikan laporannya. Guna memastikan stok bahan pokok kita mencukupi, itu yang terpenting,” pungkasnya.

Penulis : Bayu Andalas Putra

Editor : Muhammad Irfan

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!