Komisi III Balikpapan Optimis Untuk Segera Realisasikan Proyek Normalisasi DAS Ampal

Balikpapan – Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Syukri Wahid menyampaikan, bahwa pihaknya optimis untuk segera merealisasikan proyek normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah.

“Jadi proyek ini sedang dalam proses lelang, kami berharap kedepannya dapat mengurangi 20 titik banjir yang ada di kota Balikpapan,” kata Syukri.

Selain itu dirinya mengaku, bahwa pekerjaan proyek DAS Ampal tersebut anggarannya seperti batas tertinggi dengan pola multiyears contract (MYC) senilai Rp163 miliar.

“Tiga paket proyek dengan pola MYC, dua paket sudah dilakukan lelang pada APBD perubahan 2021, kemudian untuk satu paket sedang dalam tahap proses pada tahun 2022 ini,” terangnya kepada wartawan Jum’at (13/5) siang tadi.

Baca Juga :   Wakil Ketua DPRD Balikpapan Minta Pemkot Tidak Tebang Pilih Dalam Membuat Kebijakan

Dirinya melanjutkan, adapun tahap pertama pekerjan yaitu terkait pembebasan lahan untuk normalisasi hilir. Rencananya pekan depan akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pembebasan lahan tersebut.

“Jadi anggaran di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk proyek normalisasi DAS Ampal sekitar 50 persen atau sebesar Rp330 miliar” jelasnya.

Selain itu dirinya mengatakan, normalisasi DAS Ampal nantinya diperkirakan akan memperkecil 20 titik banjir dari sebanyak 80 titik banjir di kota Minyak. Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan.

“Kami akan terus mendorong OPD terkait agar penyerapan anggaran sesuai target yang telah digelontorkan pada APBD 2022 sebesar Rp330 miliar. Sebab sampai saat ini menurut kami serapan anggaran untuk proyek fisik masih rendah yakni mencapai sekitar 15,57 persen,” pungkasnya.

Baca Juga :   Iuran Rp42 Ribu Berat, Bos BPJS Sentil Beli Rokok Rp150 Ribu Sanggup

Penulis : Bayu Andalas Putra

Editor : Muhammad Irfan

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!