Gelar Kunjungan di Sejumlah Puskesmas Balikpapan, Komisi IV Soroti Penambahan Fasilitas

Balikpapan – Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Doris Eko bersama jajarannya melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Balikpapan pada Rabu (18/5) kemarin.

Adapun lokasi pertama yang didatangi pihak komisi IV yakni Puskesmas Prapatan. Dalam hal itu pihaknya menyoroti terkait pelayanan dan fasilitas yang ada di Puskesmas Prapatan yang dirasa masih kurang respentatif.

“Lahan puskesmas di Prapatan ini sebenarnya cukup luas. Hanya saja ruang tunggunya kami rasa sangat sempit,” kata Doris.

Dirinya juga menjelaskan bahwa puskesmas prapatan punya lahan luas, hanya saja dipakai untuk bangunan TK. Berdasarkan informasi, bahwa TK tersebut mempunyai salah satu yayasan di Balikpapan.

Baca Juga :   DPRD Balikpapan Minta DLH Lakukan Pengawasan Ketat Terhadap Pengupasan Lahan

“Nanti kita akan coba koordinasikan dulu terkait aset legalitas atas kepemilikan lahan tersebut. Apakah ini masih masuk punya pemkot Balikpapan atau bukan,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ardiansyah mengatakan, bahwa Puskesmas Prapatan kedepannya masih bisa dikembangkan.

Sebab, Puskesmas tersebut memiliki lahan yang cukup luas, sehingga memungkinkan adanya penambahan seperti pembangunan ruang pertemuan dan ruang tunggu.

“Akan tetapi, sebelumnya puskesmas prapatan itu lahannya harus diklarifikasi terlebih dahulu. Karena lahannya sampai sekarang belum jelas,” kata Ardiansyah.

Kemudian ia menambahkan, hal ini termasuk untuk usulan pembangunan pagar yang dimana dapat berfungsi dari sisi keamanan dan juga pembatas agar dapat diketahui mana lahan yang milik pemkot dan bukan.

Baca Juga :   Anggaran Penanggulangan Banjir di DAS Ampal Balikpapan Capai Rp 143 MiIiar

Selain itu, adapun untuk Puskesmas Mekarsari, pihaknya menyoroti terkait bangunan tempat penyimpanan obat. Menurutnya, bangunan tersebut dinilai tidak memadai sehingga perlunya pengembangan bangunan.

“Sedangkan untuk Puskesmas di Karang Jati, kami lebih menyoroti pada akses jalan keluar untuk mobil ambulan yang bisa dikatakan sempit. Karena kamu rasa hal itu sangat menggangu jika ada mobil lainya terparkir disisi kiri dan kanan bdan jalan,” pungkasnya.

Penulis : Bayu Andalas Putra

Editor : Muhammad Irfan

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!