Mentri PUPR Sebut Pembangunan Prasarana Dasar IKN Capai Rp5,4 Triliun

Balikpapan – Pembangunan jalan tol di Ibu Kota Negara (IKN) dapat mempersingkat waktu tempuh dari Kota Balikpapan menuju IKN selama 30 hingga 40 menit.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Minggu (21/8/2022).

“Jalan tol dari Balikpapan km 11, dan jalan tol Balikpapan-Samarinda kita potong ke IKN. Kita juga menargetkan waktu yang ditempuh dari Balikpapan ke IKN bisa 30-40 menit dengan jalan tol itu,” kata Basuki.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini fokus untuk membangun Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Dalam hal Ini termasuk pembangunan Perkantoran Presiden, Perkantoran Wakil Presiden, jalan nasional, dan jalan tol dari Balikpapan ke IKN.

Baca Juga :   Tidak Diterima PN Balikpapan, Syukri Wahid Akan Ajukan Banding

“Jadi sekarang sudah tender semua, mungkin sekarang dalam masa sanggah. Insya Allah akhir bulan ini bisa di tandatangai kontraknya,” terangnya kepada wartawan Minggu (21/8) siang tadi.

Selain itu adapun anggaran untuk pembangunan IKN tahun ini yaitu sebesar Rp5,4 triliun untuk pembangunan prasarana dasar. Kemudian di tahun 2023 nanti anggaran untuk pembangungan infrastruktur IKN adalah sebesar Rp20,8 triliun.

Di samping itu, untuk di tahun 2023 Kementerian PUPR mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp125,2 triliun. Angka ini sedikit naik dari total anggaran Kementerian PUPR pada tahun 2022 sebelumnya yakni sebesar Rp110,7 triliun.

“Total anggaran tahun ini Rp5,4 triliun, dan di tahun 2023 Rp20,8 triliun. Itu sama saja semua kegiatannya fokus di KIPP termasuk juga air minum, sanitasi, darinase, dan bangun kota disana. Mudah-mudahan tahun 2024 akan selesai untuk KIPP tahap I itu,” Pungkasnya.

Baca Juga :   Terpilih Secara Aklamasi, Alwi Al Qodri Resmi Nahkodai PBSI Balikpapan Periode 2022-2026

Penulis : Bayu Andalas Putra

Editor :Muhammad Irfan

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!