KONI Balikpapan Bantah Telah Coret Cabor

Balikpapan, Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur atau Porprov VII Kaltim segera dimulai. Pemerintah Kota Balikpapan akhirnya memberangkatkan sebanyak 500 – 600 atlet, pelatih dan official dari Kota Minyak ini.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengaku kepastian keberangkatan ini setelah melakukan rapat koordinasi bersama Pj Sekda, Kepala Disporapar dan jajaran serta perwakilan cabor, Kamis (17/11).

Namun tak semua atlet dari cabang olahraga di Kota Beriman yang berangkat, karena KONI Balikpapan tak dapat memasukan sembilan cabang olahraga dalam daftar yang diberangkatkan, yaitu bulutangkis, handball, woodball, panjat tebing, tenis, gulat, aeromodelling, sepak bola dan sepatu roda.

Tidak masuknya 9 cabang olahraga ini, disebabkan berbagai macam persoalan di internal cabor. Ketua Umum KONI Balikpapan Moch. Ridwan Andreas saat ditanya media mengenai gagalnya cabor potensi peraih mendali pada Porprov VII Kaltim ini menjelaskan “banyak hal yang melatar belakangi tidak dapat dimasukannya kesembilan cabor tersebut, dan persoalan itu karena internal cabor sendiri” Ujar Ridwan.

Baca Juga :   Keluhkan Saat Berbelanja, Dewan Minta Disdag Lakukan Penataan Pasar di Balikpapan

“Cabor Bulutangkis itu sudah memasukan data atlit nya untuk dientry data pada PB Porprov, dalam perjalanannya Pengurusnya lalu mencabut data atlet dan pelatih nya karena tidak bersedia didaftarkan oleh KONI Balikpapan, karena permintaan itulah kemudian KONI tidak melanjutkan entry data”, tambah Ridwan.

Didalam melakukan entry data, KONI Balikpapan harus melampirkan data masing – masing atlet dan Pelatih untuk di Entry, “Nah lampiran seperti KTP, Kartu Keluarga, Pas foto, yang untuk di entry ini yang tidak pernah mau diberikan ke KONI Balikpapan sampai batas waktu pendaftaran ditutup, mereka beralasan karena sudah mencabut data. Maka semua atlet dan pelatih bulu tangkis tidak dapat dilanjutkan entry data”, jelas Ridwan.

Kasus ini berbeda lagi dengan cabor Bola Tangan (Handball) dan Cabor Sepatu Roda (Perserosi), “dua cabor ini sudah ngirim kan data atlet dan pelatih beserta lampiran nya dan sudah di validasi, lalu muncul surat resmi dari Pengcabnya untuk mencabut data atlet dan pelatih nya, atas dasar surat itulah KONI Balikpapan menyurat kepada Tim Keabsahan PB Porprov untuk tidak divalidasi dan dihapus dari entry data Kepesertaan PB Porprov”.ungkap mantan Politisi Golkar ini.

Baca Juga :   Bentuk Kodam Baru, Panglima TNI Sebut Sebagai Pengamanan IKN Nusantara

Cabor Wodball sendiri, menurut pria berkacamata ini, Ketua Cabornya tidak pernah mau membangun komunikasi kepada KONI Balikpapan, “KONI Balikpapan sudah berkali mengundang rapat koordinasi, untuk persiapan entry data atlet dan pelatih, tetapi tidak pernah di indahkan. Malah setelah pendaftaran ditutup, sekertaris Pengcab Woodball dan atletnya datang ke KONI Balikpapan dan mengaku tidak pernah di informasikan oleh Ketua Pengcabnya terkait persiapan entry data KONI Balikpapan, dan mereka hanya disuruh latihan saja”.

“Untuk Cabor Panjat Tebing (FPTI), Tenis Lapangan (Pelti), Gulat (PGSI), Aeromodelling (FASI), Sepak Bola (PSSI), Sepatu Roda (Perserosi), KONI Balikpapan menegaskan sudah mencoba mengundang sejak bulan Mei 2022 untuk persiapan entry data, tetapi tidak pernah mau hadir. ” Bukan sekali dia kali KONI mengundang cabor – cabor untuk persiapan entry data atlet dan pelatih, tetapi kesempatan itu tidak pernah mau digunakan oleh mereka”, beber Ketua KONI yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota Olahraga Kota Balikpapan.

Baca Juga :   Dewan Minta Tapal Batas Wilayah Karang Joang dan Manggar Segera Disahkan

Hal ini Ridwan sampaikan sekaligus membantah tuduhan jika KONI Balikpapan melakukan pencoretan terhadap Cabor – Cabor yang akan mengikuti Porprov VII Kaltim di Kabupaten Berau.

Seperti diketahui pemberitaan yang beredar, jika 9 cabang olahraga dalam kepentingan Balikpapan di Porprov Kaltim VII tahun 2022 ini kecewa dan menuding pencoretan ini tidak mendasar. Hal ini dengan tegas dibantah oleh Ridwan, menurutnya pihak – pihak yang kecewa karena tidak dapat di daftarkan dipersilahkan untuk bertanya kepada Ketua Pengcab masing – masing.

“Jika ada pihak – pihak yang kecewa karena tidak dapat didaftarkan, baiknya mereka bertanya kembali kepada Ketua cabor masing – masing, KONI Balikpapan tidak pernah menutup akses untuk atlet dan pelatih yang akan ikut pada Porprov VII Kaltim ini”, pungkas Ridwan.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!