DWP Kaltim Gaungkan Generasi Aman Tanpa Pembulian

SAMARINDA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur menggelar pertemuan rutin bulanan yang dirangkai dengan seminar bertema Generasi Aman Tanpa Pembulian. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen DWP dalam mendorong terciptanya lingkungan yang aman, ramah, dan bermartabat bagi anak serta generasi muda.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2025), dan diikuti oleh jajaran pengurus serta anggota DWP dari berbagai perangkat daerah.

Ketua DWP Kaltim, Ny. Nurul Atika Ujang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk meneguhkan peran perempuan dalam membangun generasi masa depan yang kuat, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :   Jufri Rahman Hadiri Dzikir Bersama Peringatan 65 Tahun Bank Sulselbar

Menurutnya, tema Generasi Aman Tanpa Pembulian bukan sekadar slogan, melainkan panggilan moral untuk menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak dan generasi muda agar dapat tumbuh tanpa rasa takut.

“Perundungan merupakan persoalan serius yang berdampak luas, mulai dari psikologis, sosial, hingga prestasi akademik korban. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh anggota DWP memiliki pemahaman dan kepedulian yang lebih kuat dalam mencegah serta menangani pembulian secara tepat,” ujarnya.

Ia juga mengajak para peserta menjadikan forum tersebut sebagai ruang berbagi dan belajar bersama, sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga merasa aman, dihargai, dan terlindungi.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam, Linda Dwi Novial Fitri, yang memaparkan materi bertajuk Ruang Aman Bagi Anak. Dalam pemaparannya, Linda menjelaskan bahwa ruang aman mencakup perlindungan fisik, emosional, dan psikologis, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Baca Juga :   HIPMI Balikpapan Terangi Bendali Telaga Sari, Wujud Dukungan untuk Program Balikpapan Terang

Ia menekankan bahwa perundungan dapat meninggalkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental, kepercayaan diri, serta kemampuan sosial anak jika tidak ditangani dengan baik.

“Oleh karena itu, peran orang tua, pendidik, dan lingkungan sekitar sangat penting dalam menciptakan suasana yang suportif, terbuka, dan bebas stigma, agar anak dapat berkembang secara optimal,” jelasnya.

Sebagai langkah awal pelaksanaan program kerja tahun ini, DWP Kaltim juga merencanakan kunjungan ke DWP di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antaranggota, sehingga program DWP dapat berjalan lebih solid dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

You May Also Like