Jakarta – Gelaran SEA Games ke-33 di Thailand memang telah berakhir, namun semangat dan kebanggaan atlet Indonesia justru semakin menguat. Apresiasi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada para peraih medali di Istana Negara, Kamis (8/1/2025), menjadi penanda bahwa perjuangan mereka tidak berhenti di podium kemenangan.
Di balik kilau medali, tersimpan kisah dedikasi, pengorbanan, dan harapan besar untuk masa depan olahraga Indonesia. Salah satunya datang dari atlet triathlon Martina Ayu Pratiwi. Peraih total tujuh medali—lima emas dan dua perak—mengaku momen menerima penghargaan langsung dari Presiden menjadi pengalaman yang sangat berkesan.
Martina tak menyangka terpilih sebagai salah satu wakil atlet yang mendapat apresiasi langsung. Kebahagiaannya kian bertambah karena momen tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Ia pun menilai penghargaan itu sebagai suntikan semangat sekaligus modal berharga untuk terus menorehkan prestasi dan menata masa depan.
Kisah inspiratif lainnya datang dari Dewi Laila, atlet menembak Indonesia. Dalam kondisi tengah mengandung, Dewi justru mampu mempersembahkan medali emas. Ia mengaku tampil tanpa beban dan tidak menargetkan hasil tinggi saat bertanding. Namun, kerja keras dan fokus membawanya meraih pencapaian tertinggi.
Ke depan, Dewi berharap dapat kembali memperkuat Merah Putih di ajang yang lebih prestisius, mulai dari Asian Games hingga Olimpiade. Ia bertekad setelah menjalani masa pemulihan pascamelahirkan, akan kembali berlatih dan bersaing di level internasional.
Sementara itu, atlet angkat besi Rizki Juniansyah juga tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Peraih emas sekaligus pemecah rekor dunia tersebut menyebut penghargaan dari Presiden sebagai kehormatan besar yang membawa tanggung jawab moral lebih besar ke depan.
Rizki menegaskan bahwa apresiasi tersebut menjadi tantangan tersendiri baginya untuk terus menjaga prestasi, membawa nama baik Indonesia, institusi yang menaunginya, serta mengharumkan cabang olahraga angkat besi di panggung dunia.
Meski berasal dari cabang olahraga yang berbeda, para atlet sepakat bahwa konsistensi, disiplin, dan pengorbanan adalah kunci utama prestasi. Apresiasi dari Presiden Prabowo dinilai bukan sekadar penutup SEA Games 2025, melainkan awal dari babak baru perjuangan atlet Indonesia menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
