Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri secara resmi membuka Pasar Tangga Arung Square yang berlokasi di Jalan Danau Semayang, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Senin (5/1/2026). Peresmian dilakukan di halaman utama kawasan pasar yang kini tampil dengan wajah baru dan konsep semi-modern.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa revitalisasi Tangga Arung Square bukan semata pembangunan infrastruktur, melainkan upaya menghidupkan kembali kawasan bersejarah yang sejak lama menjadi denyut ekonomi masyarakat Tenggarong.
“Syukur alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan berdirinya sebuah kawasan pasar yang representatif dan megah. Harapannya, Tangga Arung Square mampu menjadi pusat ekonomi yang lebih maju dan tertata dibanding sebelumnya,” ujarnya.
Bupati Kukar menekankan pentingnya pengelolaan pasar yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Ia mengingatkan agar tidak terjadi praktik jual beli maupun penyewaan lapak secara pribadi.
“Lapak dan seluruh fasilitas di pasar ini merupakan aset pemerintah daerah yang diperuntukkan bagi masyarakat luas. Tidak boleh ada kepemilikan pribadi atas lapak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aulia Rahman Basri menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentoleransi praktik pungutan liar. Setiap pungutan di luar ketentuan retribusi resmi akan ditindak tegas, baik yang dilakukan oleh aparatur sipil negara maupun pihak pengelola pasar.
“Kami tidak ingin kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu terulang kembali. Jika seorang pedagang sudah tidak beraktivitas, maka lapak wajib dikembalikan agar dapat dimanfaatkan oleh warga lainnya,” katanya.
Tangga Arung Square dikembangkan sebagai kawasan terpadu yang menggabungkan fungsi perdagangan, ruang publik, dan fasilitas sosial. Di dalamnya terdapat Taman Superhero sebagai ruang terbuka hijau dan arena bermain anak, mushola yang representatif, fasilitas ibadah lintas agama, sentra kuliner, hingga ruang pertemuan masyarakat.
Konsep tersebut diharapkan mampu menjadikan pasar sebagai ruang yang ramah keluarga, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pasar ini adalah milik rakyat. Tugas kita bersama menjaga kebersihan, ketertiban, dan kerapihannya agar benar-benar menjadi pusat kegiatan ekonomi yang membanggakan,” tutup Bupati Kukar.
Pasar Tangga Arung Square digadang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus ikon kebanggaan masyarakat Kutai Kartanegara. Nama “Tangga Arung” yang berarti Tangga Raja, mencerminkan nilai historis kawasan tersebut. Peresmian ini menjadi momentum awal tahun 2026 bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia.
