TANA PASER – Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin berkembang terus dilakukan di Kabupaten Paser. Salah satunya melalui pelatihan Akademik Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan di Hotel Kyriad Sadurengas, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Paser, Adi Maulana, yang hadir mewakili Bupati Fahmi Fadli. Dalam sambutan yang dibacakan, pemerintah daerah berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi para pelaku UMKM serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian Kabupaten Paser,” ujar Adi Maulana saat membuka kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Paser juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan atas inisiatif penyelenggaraan pelatihan tersebut. Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha di daerah.
Menurut Adi, sektor UMKM kini semakin penting bagi perekonomian daerah. Ketergantungan pada sektor tambang dan galian secara bertahap mulai bergeser menuju sektor lain seperti pertanian dalam arti luas serta sektor jasa, termasuk usaha mikro dan kecil.
Saat ini tercatat sekitar 100 pelaku UMKM aktif di Kabupaten Paser yang menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah daerah juga telah menyiapkan sejumlah program untuk mendukung pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. Di antaranya melalui program kredit Paser TUNTAS dengan bunga nol persen, fasilitasi promosi produk UMKM melalui kegiatan car free day, serta berbagai workshop pengembangan kapasitas sumber daya pelaku usaha.
Melalui pelatihan ini, pelaku UMKM diperkenalkan pada penggunaan aplikasi SIAPIK yang membantu pencatatan keuangan usaha secara lebih tertib dan sistematis. Dengan pencatatan yang baik, pelaku usaha diharapkan dapat memantau perkembangan bisnis mereka secara lebih jelas sekaligus memiliki rekam jejak keuangan yang dapat dipercaya oleh lembaga keuangan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Paser M. Yusuf, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Umran Usman, narasumber pelatihan, serta perwakilan sejumlah perbankan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Paser.
