Balikpapan – Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kota Balikpapan, Suwanto menyampaikan bahwa pengisian Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Balikpapan belum juga selesai. Hal tersebut kini berdampak pada kelanjutan pembahasan pemilihan calon wakil Wali Kota.
Sementara sampai saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari pimpinan Dewan. Karena, fraksi PDIP sudah sejak dua bulan lalu mempertanyakan mekanisme pengisian posisi wakil Wali Kota Balikpapan.
“Kami sudah mengajukan terkait hal itu ke persidangan sekitar 2 bulan yang lalu. Akan tetapi sampai saat ini belum adanya jawaban resmi dari pimpinan DPRD Balikpapan. Mungkin karena masih sibuk soal AKD,” kata Suwanto.
Disamping itu, Fraksi PDIP juga sudah mengajukan nama Budiono sebagai wakil Wali Kota untuk menggantikan Almarhum Thohari yang terpilih pada saat pilakda.
“Kami telah memutuskan untuk mengusung nama Budiono. Dan kami juga menunggu terkait bagaimana teknis mekanismenya baik di Dewan atau di Wali Kota,” tetangnya kepada wartawan Kamis (17/3) siang tadi.
Selain itu, dirinya juga menjelaskan, bahwa sampai saat ini belum adanya jawaban dari pihak DPRD Balikpapan terkait kepastian aturan mekanisme proses pemilihan wakil Wali Kota yang masih kosong.
Sehingga hal tersebut membuat pihaknya belum membuat pengajuan ke Wali Kota terpilih. Sebab, dirinya masih menunggu kejelasan terkait mekanisme proses pemilihan dari lembaga legislatif.
“Mungkin pihak DPRD masih fokus untuk menyelesaikan penyusunan AKD. Soalnya ini masih alot juga sepertinya. Sehingga kemungkinan mekanisme pemilihan wakil Wali Kota baru akan diumumkan setelahnya. Jadi Kita tunggu saja,” pungkasnya.
Penulis : Bayu Andalas Putra
Editor : Muhammad Irfan
