Samarinda — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wahyuni, mengikuti rangkaian gladi kotor dan gladi bersih sebagai bagian dari persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur.
Sri Wahyuni menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan upacara terus dimatangkan agar pelaksanaan HUT Kaltim dapat berjalan tertib, lancar, dan khidmat sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
“Persiapan sudah kita laksanakan hari ini. Besok lokasi akan disterilkan dan dibersihkan untuk memastikan pelaksanaan peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur berjalan optimal,” ujar Sri Wahyuni, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan gladi tersebut menjadi agenda penting untuk memastikan kesiapan teknis dan nonteknis seluruh rangkaian upacara yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026. Sekdaprov Kaltim juga meninjau langsung lokasi upacara serta memantau kesiapan setiap unsur pendukung di lapangan.
Dalam peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur tahun ini, tradisi pemberian penghargaan kepada kabupaten dan kota kembali dilaksanakan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kaltim atas kinerja dan kontribusi daerah dalam mendukung pembangunan di Benua Etam.
Selain upacara resmi, peringatan HUT Kaltim juga akan dimeriahkan dengan penampilan tari massal Jepen yang melibatkan sekitar 1.000 siswa-siswi dari berbagai sekolah di kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.
Rangkaian gladi kotor dan gladi bersih turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Syirajudin, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Siti Sugiyanti, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Syarifah Alawiyah.
Sri Wahyuni menegaskan bahwa peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur menjadi momentum strategis untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan menginspirasi seluruh elemen masyarakat agar terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Kalimantan Timur diharapkan semakin maju, berdaya saing, dan mampu menjadi contoh keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.
Selain upacara, rangkaian HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 juga akan diramaikan dengan Pesta Rakyat Kaltim (PRK) 2026 yang dipusatkan di halaman parkir Kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda, pada 9 hingga 12 Januari 2026.
“Mungkin pengaturannya sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Kita sesuaikan dengan kondisi, tidak terlalu besar, namun tetap berlangsung khidmat,” kata Sri Wahyuni.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap peringatan HUT ke-69 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur atas peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah sehingga tetap kondusif. Ia juga mengajak masyarakat untuk menghadiri tabligh akbar bersama Ustaz Das’ad Latif yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026.
