TNI Evakuasi 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Tembagapura

Mimika – Sebanyak 18 karyawan PT Freeport Indonesia yang sempat terisolasi selama tiga hari di wilayah rawan Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Proses penyelamatan dilakukan di tengah medan ekstrem dan ancaman kelompok bersenjata Operasi Papua Merdeka (OPM).

Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, memastikan seluruh rangkaian evakuasi berlangsung aman tanpa menimbulkan korban jiwa. Operasi penyelamatan tersebut dilakukan dalam kondisi yang menantang, baik dari sisi geografis maupun tingkat ancaman keamanan.

Menurut Agung, pasukan TNI harus bergerak secara senyap menembus kawasan pegunungan dengan ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut. Keterbatasan waktu serta kondisi alam yang sulit menjadi faktor krusial dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Baca Juga :   OTT KPK di KPP Madya Jakut, Lima Pegawai dan Pihak Swasta Jadi Tersangka

Untuk menjaga keselamatan dan kondisi para pekerja, Satgas TNI turut mengerahkan dukungan udara. Bantuan berupa obat-obatan dan logistik disalurkan menggunakan drone kargo guna memastikan kebutuhan dasar para pekerja tetap terpenuhi selama proses evakuasi berlangsung.

Setelah dua hari operasi intensif, TNI berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan bagian dari Objek Vital Nasional. Seluruh pekerja PT Freeport Indonesia yang sebelumnya terjebak di lokasi tersebut akhirnya dapat dievakuasi dalam keadaan selamat dan terkendali.

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti kesiapsiagaan TNI dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta melindungi keselamatan warga sipil di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

You May Also Like