Desa Padang Jaya Raih Juara I Lomba Desa Nasional Regional Kalimantan–Sulawesi

Paser – Desa Padang Jaya, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih Juara I Lomba Desa dan Kelurahan Nasional Regional III Tahun 2025 yang meliputi wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Penghargaan tersebut dijadwalkan akan diserahkan dalam rangka Hari Desa Nasional yang digelar di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2025). Pemerintah Kabupaten Paser berencana menghadiri langsung agenda tersebut, yang diwakili Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Chandra Irwanadhi, serta Kepala Desa Padang Jaya Dzikri Zulkarnain.

Desa Padang Jaya merupakan desa hasil pemekaran yang berdiri sejak 2004. Dalam perjalanannya, desa ini berkembang pesat dari kawasan permukiman baru menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Paser.

Baca Juga :   ITK Terima Audiensi HIPMI Balikpapan, Bahas Kerja Sama Kewirausahaa

Perekonomian desa ditopang oleh sektor perkebunan yang dikelola secara profesional melalui kelembagaan ekonomi desa. Salah satu capaian penting adalah keberhasilan Koperasi Pengelola Unit Desa (KPUD) Padang Jaya dalam meraih sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Sertifikasi tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan perkebunan desa telah memenuhi standar keberlanjutan, sekaligus menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Selain perkebunan rakyat, roda ekonomi desa juga digerakkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah Padang Jaya yang berdiri sejak 2019. BUMDes ini terus berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), menciptakan lapangan kerja, serta memastikan perputaran ekonomi tetap berada di tingkat lokal.

Dengan karakter sebagai desa perkebunan, Padang Jaya juga mengembangkan Kawasan Pertanian Terpadu yang menjadi percontohan di Kabupaten Paser. Kawasan tersebut mengintegrasikan lahan persawahan seluas dua hektare dengan berbagai sektor produktif lainnya dalam satu ekosistem terpadu.

Baca Juga :   MyPertamina Didominasi Ulasan Negatif, Ini Respons Dirut Pertamina

Dalam kawasan itu, berbagai komoditas dikembangkan secara simultan, mulai dari persawahan, perkebunan kelengkeng sebagai buah unggulan desa, peternakan ayam pedaging dengan sistem modern, hingga budidaya ikan air tawar. Konsep integrasi ini menciptakan hubungan saling menguntungkan antar sektor sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.

Inovasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga sebagai strategi peningkatan PADes melalui pemanfaatan lahan yang optimal dan berkelanjutan.

Dengan dukungan modal sosial yang kuat serta tata kelola ekonomi desa yang telah terverifikasi, Desa Padang Jaya terus melangkah menuju desa mandiri. Prestasi di tingkat nasional ini menjadi pengakuan atas keberhasilan desa dalam menyelaraskan pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga :   Pemprov Kaltim Siapkan Anggaran Rp 90 Miliar, Jalan Penghubung Kubar–Mahulu Segera Tuntas

You May Also Like