BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memastikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang digelar jajaran kepolisian untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri. Dukungan tersebut diwujudkan melalui koordinasi lintas instansi serta berbagai langkah antisipatif guna menjaga stabilitas daerah selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan aparat keamanan dan lembaga terkait untuk memastikan masyarakat dapat menjalani mudik serta merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Menurutnya, masyarakat menjadi fokus utama dalam upaya pengamanan yang dilakukan melalui Operasi Ketupat. Oleh sebab itu, pemerintah daerah turut mengambil peran dalam menjaga kondisi sosial dan ekonomi agar tetap kondusif selama masa libur Lebaran.
“Pemerintah kota tentu sangat mendukung kegiatan ini. Objek utama yang harus kita lindungi adalah masyarakat. Karena itu berbagai upaya sudah kami lakukan untuk menjaga stabilitas, terutama terkait ketersediaan bahan pokok dan kondisi ekonomi masyarakat,” ujar Agus Budi usai mengikuti apel kesiapsiagaan pengamanan Lebaran di Balikpapan, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah kota melalui sejumlah perangkat daerah terus melakukan langkah antisipatif agar masyarakat tidak mengalami kepanikan dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga Lebaran. Salah satu fokus yang menjadi perhatian adalah menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
Dalam upaya tersebut, Pemkot Balikpapan juga menggandeng sejumlah pihak, termasuk Bank Indonesia, kepolisian, serta instansi terkait lainnya untuk menggelar kegiatan pasar murah dan operasi pasar.
“Kami melalui Dinas Perdagangan telah menyiapkan program pasar murah dan operasi pasar. Kegiatan ini akan dilakukan bersama Bank Indonesia, kepolisian, dan sejumlah pihak lainnya agar distribusi serta harga bahan pokok tetap stabil,” katanya.
Selain aspek ekonomi, apel kesiapsiagaan yang digelar juga menjadi momentum untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Lebaran. Mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga berbagai lembaga pendukung lainnya.
Agus Budi menilai pengamanan Lebaran memerlukan kerja sama yang solid antarinstansi. Karena itu, koordinasi yang baik menjadi kunci agar seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan efektif.
“Apel ini penting untuk mengecek kesiapan semua unsur yang terlibat. Pengamanan Lebaran tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kerja sama dan integrasi yang kuat dari seluruh instansi,” ujarnya.
Dengan sinergi tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik serta merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta mengikuti arahan petugas selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran berlangsung.
