Kota Batu, Jawa Timur – Balikpapan FC resmi memulai program pemusatan latihan (training camp/TC) di Kota Batu dengan menggelar sesi latihan perdana di Lapangan MAB Mini Soccer pada Rabu sore. Agenda ini menjadi tonggak awal bagi tim dalam meningkatkan kesiapan fisik, teknis, dan mental jelang rangkaian uji coba dan kompetisi yang akan dihadapi.
Latihan perdana tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat. Seluruh pemain mengikuti instruksi pelatih dengan fokus, terutama pada penguatan strategi permainan, evaluasi performa individu serta kolektif, dan pembentukan chemistry antar pemain. Tim pelatih memberikan berbagai skema latihan untuk melihat kemampuan dasar para pemain dan kesesuaian mereka dalam formasi tim.

Team Manager Balikpapan FC, Bhesi Panji Prawira, mengatakan bahwa pemusatan latihan di Kota Batu dipilih karena kualitas fasilitas serta kondisi cuaca yang mendukung. Menurutnya, latihan ini merupakan bagian penting dari roadmap tim untuk membangun pondasi permainan yang kuat.
“Latihan perdana ini menjadi awal dari rangkaian persiapan intensif yang sudah kami rancang. Kami ingin para pemain tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga memahami taktik, pola transisi, serta membangun kekompakan di dalam maupun di luar lapangan,” ungkap Bhesi. “Kota Batu menjadi lokasi ideal karena suasananya kondusif, fasilitasnya memadai, dan lingkungan latihan sangat mendukung fokus pemain.”
Selain latihan taktik dan evaluasi, Balikpapan FC juga menjadwalkan sejumlah uji coba selama menjalani TC. Salah satu yang terdekat adalah pertandingan menghadapi Deltras Sidoarjo, tim peserta Pegadaian Championship Liga 2. Laga uji coba tersebut akan digelar pada Kamis, (11/12), pukul 16.00 Wita.

Uji coba ini menjadi kesempatan penting bagi tim pelatih untuk menilai sejauh mana perkembangan pemain setelah menjalani latihan intensif. Pelatih akan menguji variasi strategi, melihat efektivitas kombinasi pemain, serta mengevaluasi kesiapan fisik dan mental tim dalam menghadapi lawan dengan level kompetitif lebih tinggi.
“Pertandingan uji coba melawan Deltras Sidoarjo tentu memiliki nilai strategis. Kami bisa melihat di mana posisi tim saat ini, apa yang perlu diperbaiki, dan hal-hal apa yang sudah berjalan baik. Ini akan menjadi tolok ukur awal bagi kami,” tambah Bhesi.
Balikpapan FC menargetkan TC di Kota Batu sebagai momentum untuk membangun fondasi kuat menuju kompetisi resmi Liga 4 Zona Kalimantan Timur. Klub berharap program latihan kali ini mampu meningkatkan kualitas tim, memperkuat karakter permainan, serta mendorong pemain untuk tampil lebih percaya diri di setiap pertandingan.

Dengan semangat “Lahir untuk Bangkit”, Balikpapan FC berkomitmen untuk terus berkembang dan menghadirkan performa terbaik di setiap kesempatan. Dukungan penuh dari manajemen, pelatih, pemain, dan suporter menjadi modal penting dalam perjalanan tim menuju prestasi yang lebih tinggi.
