Bupati dan Sultan Kukar, Hadiri Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Proyek Refinery RDMP

Balikpapan – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Aji Muhammad Arifin menghadiri peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang dilakukan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Senin (12/1/2026).

Peresmian berlangsung di Halaman Kantor PT Kilang Pertamina International Refinery Unit V Balikpapan, Jalan Yos Sudarso, Balikpapan, Kalimantan Timur. Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene serta penandatanganan berita acara oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam suasana akrab sebelum menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo sempat menyapa dan memberikan perhatian khusus kepada Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Aji Muhammad Arifin yang hadir dalam acara tersebut.

Baca Juga :   Desa Bukit Raya Kembangkan Ternak Ayam Petelur Sebagai Tambahan PADdes

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengembangan Kilang Balikpapan melalui proyek RDMP merupakan langkah strategis dalam mewujudkan swasembada energi nasional sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita. Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, Indonesia diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG).

Ia mengaku bangga atas capaian proyek strategis nasional tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari para pekerja, manajemen, pemerintah daerah, hingga masyarakat Kalimantan Timur.

Presiden juga menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan syarat mutlak bagi tegaknya sebuah negara merdeka. Menurutnya, tidak masuk akal sebuah bangsa mengaku berdaulat jika masih bergantung pada pasokan pangan dan energi dari luar negeri.

Baca Juga :   Pemkab Gelar Upacara Peringati Hari Pahlawan Nasional

Selain itu, Presiden mengingatkan besarnya potensi sumber daya energi nasional, seperti batu bara, minyak dan gas bumi, serta panas bumi, yang harus dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa.

Ia menargetkan dalam beberapa tahun ke depan Indonesia mampu memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri tanpa bergantung pada impor. Presiden optimistis, dengan kerja keras dan sinergi seluruh pihak, target tersebut dapat dicapai lebih cepat.

Peresmian RDMP Balikpapan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pembangunan ekonomi Kalimantan Timur dan kawasan sekitarnya.

You May Also Like