Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada atlet-atlet Indonesia peraih medali pada ajang SEA Games 2025 dengan menyerahkan bonus secara resmi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1). Pemberian bonus ini menjadi bentuk penghargaan negara atas prestasi gemilang kontingen Merah Putih di tingkat Asia Tenggara.
Sejak siang hari, para atlet mulai berdatangan ke Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka tampil mengenakan atribut resmi kontingen Indonesia bernuansa hijau yang digunakan saat berlaga di SEA Games 2025.
Seremoni tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Wakil Menpora Taufik Hidayat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih lainnya.
Pada SEA Games ke-33 yang digelar di Thailand, Indonesia berhasil menempati posisi kedua klasemen akhir perolehan medali. Kontingen Merah Putih mengoleksi total 333 medali, terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Capaian tersebut mencatatkan sejarah tersendiri, karena menjadi kali pertama Indonesia finis di peringkat kedua tanpa berstatus sebagai tuan rumah sejak 1995 atau sekitar 30 tahun lalu.
Dalam kesempatan itu, pemerintah menetapkan besaran bonus bagi atlet peraih medali. Untuk kategori tunggal, atlet peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp1 miliar, medali perak Rp315 juta, dan medali perunggu Rp157 juta. Sementara untuk kategori beregu, bonus diberikan per orang dengan rincian Rp500 juta untuk emas, Rp220,5 juta untuk perak, dan Rp110,25 juta untuk perunggu.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa total bonus yang dikucurkan pemerintah mencapai Rp465,25 miliar dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing atlet dan pelatih. Menurutnya, nilai bonus medali emas tunggal tahun ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah penghargaan bagi atlet Indonesia.
“Total bonus yang disalurkan mencapai Rp465.250.000.000. Untuk medali emas tunggal nilainya Rp1 miliar, ini merupakan yang terbesar dalam sejarah bonus atlet di Indonesia,” ujar Erick dalam laporannya.
Ia menambahkan, selain bonus, para atlet juga dibekali literasi keuangan sebagai bentuk tanggung jawab agar penghargaan yang diterima dapat dikelola dengan baik untuk masa depan. Pelatih dan atlet beregu pun mendapatkan bonus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Pemberian bonus ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung prestasi olahraga nasional serta memberikan motivasi bagi atlet Indonesia untuk terus mengharumkan nama bangsa di ajang internasional.
